Cara Pemasangan AC yang Baik dan Benar

Cara pemasangan AC biasanya dilakukan oleh orang yang sudah profesional. Biasanya jika Anda membeli AC, sudah satu paket dengan pemasangannya. Namun, jika Anda mempunyai pengalaman pekerjaan pada pipa saluran air dan listrik, bisa mencoba memasangnya sendiri.
Terdapat beberapa alat yang harus disediakan sebelum memasang air conditioner di rumah, yaitu gergaji pendorong, selotip listrik, 2 kunci pas, pompa vakum, pengikat kabel, waterpas, bor dengan mata bor, sekrup, jangkar plastic, penutup serta selotip isolasi, dan busa poliuretan.
Setelah semua alat-alat sudah tersedia, Anda bisa menentukan lokasi pemasangan AC tersebut. pilih tempat yang berbalikan dengan luar ruangan. Jika bisa hindari dari paparan sinar matahari secara langsung karena dapat menganggu sistem kerja pada air conditioner tersebut.
Pada unit indoor membutuhkan kurang lebih 15 cm ruang terbuka untuk dapat mengelilingi bagian atas serta sisi-sisinya. Air conditioner harus ditempelkan minimal 2,13 m di atas tanah. Kemudian, pasang AC dekat dengan sumber listrik yang mempunyai jarak maksimal 2 meter.
Pemasangan AC dapat dilakukan dengan membutuhkan besi penyangga. Caranya cukup sederhana, pertama, tahan lempengan yang akan dipasang di dinding sebagai tahanan AC indoor nantinya. Lalu, gunakan waterpas agar memastikan bingkai berbentuk kotak secara horizontal dan vertical.
Jika sudah, lanjut dengan bor ke dalam dinding, lakukanlah pada titik yang pas untuk dapat memasang lempengan pada dinding. Masukkan jangkar plastic ke dalam lubang tersebut lalu kencangkan lempengan pada dinding dengan menggunakan sekrup.
Jenis-Jenis AC yang Wajib Diketahui
Terdapat berbagai jenis air conditioner yang wajib Anda ketahui. Tujuannya adalah ketika ingin membeli tidak terjadi keliru dengan spesifikasi yang dibutuhkan dan harga yang ditawarkan oleh penjual serta tidak keliru dalam pemasangan AC.
Pertama ada split wall yang dimana memiliki daya listrik kurang dari 800 watt, jenis ini merupakan yang paling umum digunakan di dalam rumah. Jenis ini terbagi menjadi dua yaitu indoor dan outdoor, bagian yang mengeluarkan dingin ada pada indoor.
Lanjut, air conditioner jenis sentral, yaitu salah satu alat pendingin yang biasa terdapat pada bangunan- bangunan besar, seperti hotel, mall, kampus dan lainnya. Jenis ini bekerja dengan cara mendinginkan udara yang ada di dalam suatu ruangan.
Standing floor air conditioner, juga termasuk jenis AC. Mempunyai bentuk unit indoor yang dapat berdiri sehingga mudah untuk dipindahkan dalam penempatannya sesuai dengan keinginan Anda. Jenis ini, memiliki sistem pendingan yang terletak pada bagian bawah mesin.
Lanjut dengan inventer, AC jenis ini dilengkapi beberapa komponen yang berguna untuk mengatur kinerja kompresor sesuai kebutuhan Anda. Jenis ini dijual dengan harga yang lebih diatas dibandingkan dengan jenis split wall.
Tips Memilih Pemasangan AC Sesuai Kebutuhan
Sebelum membeli air conditioner, perhatikan terlebih dahulu tips-tips yang akan kami berikan. Pertama, tentukan terlebih dahulu ukuran pk sesuai dengan luas ruangan yang dimiliki. Terdapat berbagai pilihan pk, yaitu ½ pk, ¾ pk, 1pk, 1 ½ pk, dan 2 pk.
Lanjut, memilih jenis AC yang dibutuhkan, Anda dapat memahami terlebih dahulu jenis-jenis yang sudah dijelaskan diatas. Lanjut tipenya, perlu diketahui bersama, bahwa terdapat dua tipe yaitu standart dan inverter.
Perhatikan brandnya, mengapa hal ini penting, karena hal tersebut yang akan menentukan apakah AC dapat bertahan lama atau tidak. Jika sudah menentukan, pastikan pemasangannya bekerja benar. Pemasangan AC bisa diserahkan kepada teknisi PT Mabruka Aisypro Indonesia yang sudah terpercaya.